Mau Tahu Tantangan Mengembangkan Wisata Bahari di Indonesia

Serta keunggulan Indonesia berupa tempat kepulauan, tamasya bahari menjadi program unggulan dalam pengembangan pariwisata nasional. Indonesia memiliki makin dari 17.000 pulau dengan total garis pantai mencapai 100.000 kilometer yang siap menyuguhkan pesona keindahan alam.

Tetapi diakui menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tetap terdapat tantangan-tantangan yang diharuskan diselesaikan. “Tantangan terbaik anda sebagai soal aturan. Aturan di Indonesia tidak sederhana, pendekatan servis wajib diperkuat,” kata Arief Yahya, selesai jumpa pers “Lomba Penulisan Post (Feature) Berlibur Bahari Untuk Wartawan Level Nasional Tahun 2015” dalam Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Terkait regulasi, jelas Menpar, bisnis pariwisata bakal berhenti bahwa pelayanan tak berjalan serta maksimal. Arief memberikan contoh semacam aturan visa untuk para wisatawan internasional.

“Yang kedua halangan pengembangan wisata bahari yaitu visa. Kamu bukan boleh takut pengunjung yang akan dari ke Indonesia sebab visa. Apabila berat kan (pengurusan visa), nanti (pelancong) bakal malas datang,” ujarnya.

Selain regulasi, Arief melanjutkan, halangan lain adalah akses menuju destinasi dan obyek liburan. Dia mengucap seluruh obyek berlibur wajib memiliki akses untuk wisatawan sukses mencapainya. Kepada Arief, meskipun obyek tamasya bahari tersebut disebutkan indah, namun bahwa bukan ada akses, maka wisatawan akan mengalami kesulitan mendatanginya.

“Pembangunan cara harus berada. Sebab itu mengungkap bisnis, maka seindah apa pun, apabila tidak berada akses (ke obyek liburan) akan percuma,” ucapnya.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia, Didien Djunaedy ditemui KompasTravel habis jumpa pers menyebutkan dalam pengembangan pariwisata bahari Indonesia, akses dalam bentuk infrastruktur ialah pekerjaan rumah bagi pemerintah.

Sesuai juga ucapan Menpar kalau atraksi tamasya pada Indonesia telah tak butuh diragukan, Didien menjelaskan jika aksesibilitas merupakan sesuatu yang pasti utama di pengembangan berlibur bahari. “Tantangan berikutnya sebagai kegampangan modal untuk segala pelaku industri pariwisata,” ucap Didien.

Pada rangka mendukung pengembangan bertamasya bahari, Forum Pelancong Pariwisata Indonesia (Forwarpar) memunculkan lomba penulisan post (feature) untuk wartawan level nasional. Lomba penulisan tersebut turut didukung tetapi Kementerian Pariwisata Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s