Ajak Anak Berwisata Museum

Di Jakarta, Berada banyak pilihan obyek berlibur demi menghabiskan ketika berhenti pekan. Sejak dari museum, taman, tempat kuliner, bahkan hingga menyeberang menuju Kepulauan Seribu. Tempat-tempat lain yang bisa dikunjungi merupakan taman hiburan mirip Kawasan Ancol juga Taman Mini Indonesia Apik.

Jika mengajak anak demi berwisata edukasi, museum mampu jadi pilihan yang ampuh. Serta mengunjungi museum, anak berhasil mengenal perjalanan sejarah suatu bidang. Berikut adalah lima museum dalam Jakarta yang mampu dikunjungi tetapi pengunjung.

Museum Nasional

Museum tersebut terletak pada Tindakan Medan Merdeka Barat, Jakarta atau berada di sebelah barat dari Tugu Monas (Monumen Nasional). Museum itu memiliki koleksi benda-benda prasejarah juga tujuh jenis yaitu prasejarah, arkeologi, keramik, numismtik-heraldik, sejarah, etnografi dengan geografi.

Museum Nasional buka sejak hari Selasa-Jumat dari 08.00-16.00 WIB, Sabtu-Minggu dari 08.00-17.00 WIB, dengan hari Senin/hari besar nasional, tutup. Untuk berhasil memasuki museum, pengunjung dikenakan harga merupakan dewasa Rp lima.000, anak-anak Rp dua.000, sedangkan wisatawan asing Rp sepuluh.000.

KOMPAS.com/Dhanang David Aritonang Turis domestik di Museum Nasional, Jakarta.
Museum Fatahillah

Museum yang juga dikenal serta Museum Rekor Jakarta atau Museum Batavia ini letaknya pada Kawasan Kota Tua Jakarta. Dalam museum itu, pengunjung bisa melalui jejak rekor Jakarta dari saat-saat prasejarah setelah berdirinya kota Jayakarta dalam musim 1527. Koleksi-koleksi yang ada dalam Museum Fatahillah semacam Prasasti Ciaruteun, Meriam Jagur, mebel-mebel antik dari masa ke-17 setelah 19 yang ialah perpaduan gaya Eropa, Tiongkok, dengan Indonesia.

Bangunan museum ini bergaya dari dekade ke-17, memperoleh tiga lantai dengan kusen bursa juga jendela terbuat dari kayu jati berwarna hijau tua. Pelancong bisa mengunjungi museum mulai dari hari Selasa sampai Minggu pukul 09.00 – 15.00 WIB. Sementara hari Senin dan hari besar tutup.

Beragam jenis kain tenun Sumba dihelat pada pameran bertajuk ”Wastra Sumba: Warisan Global dari Indonesia” pada Museum Tekstil, Jakarta, Jumat (11/10/2013). Pameran membuka 80 lembar kain tradisional Sumba.
Museum Tekstil

Obyek liburan museum lain yanng bisa dikunjungi ialah Museum Tekstil. Museum itu memperoleh dokumentasi kekayaan dan ragam kain tradisional Nusantara mirip batik, kain tenun, peralatan pembuat batik, juga koleksi-koleksi lain. Museum tersebut terletak bukan jauh dari Pasar Tanah Abang, tepatnya di Alternatif Aipda K.S Tubun Nomor 2-4, Jakarta Pusat.

Wisatawan dapat mengunjungi Museum Tekstil sejak dari hari Selasa setelah Pekan pukul 09.00 – 15.00 WIB. Sedangkan hari Senin serta hari besar tutup. Demi tiket, wisatawan dewasa bakal dikenakan biaya sebesar Rp 5.000, sementara anak-anak, Rp dua.000.

Museum Basoeki Abdullah

Museum tersebut menyimpan koleksi-koleksi sosok maestro lukis bernama Basoeki Abdullah. Museum itu sebagai saksi perjalanan rekor seni lukis dari Basoeki Abdullah. Pengunjung berhasil memperhatikan koleksi-koleksi lukisan serta ditemani penjelasan dari pemandu museum.

Museum Basoeki Abdullah yaitu lokasi tinggal Basoeki Abdullah. Pengunjung begitu juga dapat memperhatikan perbendaharaan wayang mirip wayang kulit, golek, topeng, dan wayang orang. Jam buka museum mulai dari Selasa -Jumat mulai dari jam 08.00 – 16.00 WIB. Sementara Sabtu serta Minggu mulai dari jam 08.00-15.00 WIB. Hari Senin juga Libur Nasional museum tutup.Cukup membayar Rp 2.000 untuk dewasa dan Rp 1.000 demi anak-anak sekali berkunjung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s